Tips Praktis Merawat Notebook atau Laptop

27 02 2008

Kira-kira jam 10.30 saya dikontak Radio classy, mereka mau interview dan disiarkan secara on-air oleh Radio Classy 103,4 FM | #1 Choice Radio Station in Padang membahas tip and trik merawat Laptop bagi penggunanya. Berikut sedikit tip and trik bagi pengguna Laptop.

Perawatan dan pemeliharaan notebook harus menjadi perhatian utama pengguna, khususnya jika notebook atau laptop itu sering dibawa kemana-mana. Bagaimana agar notebook Anda memilikikinerjanya tetap optimal dan selalu tampak mengkilat? Tulisan ini mengulas berbagai tips sederhana dalam merawat dan menghindarkan laptop Anda dari kerusakan dini. Ini akan berguna dalam menambah umur laptop Anda.

1. Tidak sembarangan mendownload software gratis dari internet. Terlebih lagi misalnya software yang seolah-olah sebagai suatu antivirus. Gunakan software- software yang telah Anda dapatkan dari paket laptop yang Anda beli. Risiko virus bisa merusak ke dalam laptop Anda jika Anda sembarangan menggunakan software dari internet. Jika Anda tetap ingin menggunakan software hasil download, maka pastikan sudah Anda scan software tersebut dengan antivirus yang Anda miliki.

2. Jangan letakkan laptop di lantai. Ketika laptop Anda di lantai, maka risiko laptop terinjak kaki orang, anak Anda, atau binatang peliharaan akan sangat besar. Anak kecil akan mengira laptop Anda mainan dan binatang peliharaan Anda bisa saja merusak bagian-bagian tertentu dari laptop. Selain itu laptop yang diletakkan di lantai akan cepat kotor oleh debu.

3. Gunakan stabilizer Jika Anda sedang bekerja di laptop dengan menggunakan listrik (tanpa baterai), maka sebaiknya gunakan stabilizer yang bisa mencegah terjadinya tegangan listrik yang tidak stabil ke laptop Anda.

4. Jangan letakkan benda apapun di antara keyboard dan layar laptop. Seringkali seseorang yang menggunakan laptop, kemudian meletakkan kertas-kertas di atas keyboard laptop, kemudian menutup laptopnya. Hal ini sangat berbahaya, karena risiko layar tergores menjadi besar. Tentunya Anda tidak ingin mengganti layar laptop gara-gara tergores bukan?

5. Jangan letakkan laptop Anda pada permukaan yang terlalu empuk. Misalnya laptop Anda letakkan pada sofa yang sangat empuk, sehingga laptop menjadi terlihat agak tenggelam di dalam sofa. Ini adalah sangat berbahaya, karena dapat menghambat keluarnya panas dari dalam laptop dan menjadikan laptop Anda kepanasan.

6. Berhati-hatilah ketika membawa laptop Anda di dalam tas. Jangan gunakan sembarang tas untuk membawa laptop Anda. Gunakan tas yang memang digunakan untuk laptop sehingga benda-benda lainnya tidak akan menggores bagian-bagian tertentu pada laptop.

7. Jangan pernah minum atau makan atau meletakkan minuman yang mengandung cairan di sekitar laptop. Ini sangatlah berbahaya, karena laptop sangat peka terhadap cairan yang mengenai laptop, misalnya saja cairan yang masuk ke dalam keyboard.

8. Jangan pernah berusaha untuk membongkar laptop Anda sendiri. Ini merupakan tindakan yang sangat tidak bijaksana. Laptop bukanlah seperti radio atau tape recorder biasa. Banyak bagian-bagian yang sangat kecil yang dari pabriknya saja sudah dirakit dengan menggunakan presisi robot. Jika Anda ceroboh, maka laptop Anda bisa rusak parah. Bawalah selalu laptop yang rusak ke dealer atau service center dari laptop Anda.

Beberapa langkah praktis dibawah ini barangkali bisa Anda coba untuk merawat notebook Anda.

1. Merawat casing notebook Casing merupakan bagian notebook yang berhubungan secara langsung dengan dunia luar (debu, uap air, dan suhu). Karena itu, secara teratur, bersihkan casing notebook Anda dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi sedikit deterjen. Sebaiknya, gunakan deterjen yang tidak mengandung zat alkalin. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan lap khusus yang bisa didapat di toko-toko komputer. Juga, agar casing tampak selalu baru, hindari menggores casing dengan benda tajam atau menuangkan cairan seperti lem ke atasnya. Jika Anada hendak bepergian, masukkanlah selalu notebook Anda pada wadah/ tas yang telah disediakan.

2. Merawat Layar Kebanyakan notebook menggunakan layar LCD (Liquid crystal display) atau layar kristal cair. Sperti tercermin dalam namanya, LCD dibentuk oleh cairan kristal untuk menghasilkan gambar. Karena tipis atau rapuh jagalah agar layar tidak terkena benda-benda tajam khususnya yang bisa menimbulkan lubang atau goresan. Jika harus menunjuk sesuatu pada layar denga jari atau pulpen, jagalah agar pulpen atau jari kita tidak mengenai layar atau menekannya terlalu keras. Untuk membersihkan layar, gunakan kain lembut yang kering. Ingatlah untuk tidak menekan layar terlalu keras saat membersihkan layar. Bersihkan layar dari satu arah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

3. Merawat batere a. Saat mulai mengisi batere, jangan gunakan batere sebelum terisi penuh. Jika Anda menggunakan batere baru yang akan diisi pertama kali, batere itu mungkin tidak terisi sepenuhnya karena karakteristik bahan kimia di dalamnya. Untuk mendapatkan kinerja yang optimal, seluruh sel batere tersebut harus diaktifkan. Caranya adalah dengan mengisi dan mengosongkan sepenuhnya batere notebook Anda sebanyak tiga kali berturut-turut. Hal ini juga berlaku untuk batere yang lama tersimpan atau tidak terpakai selama beerapa bulan. b. Jika Anda menggunakan betere Nikel Metal Hydrida (Ni-MH), cobalah untuk mengosongkan batere Anda sepenuhnya setiap beberapa waktu (minggu/bulan) sekali. Pengosongan total ini ditandai modus hibernasi atau indikator batere menunnjukkan tingkat 0%. Pada situasi ini, Anda bisa mencolokkan adapter notebook Anda dan mengisi batere sampai indikator menunjukkan tingkat 100%. c. Jika berencana menyimpan notebook Anda dalam jangka waktu lama, lepaskan batere dari notebook dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering. Tempat yang bisa dipakai untuk menyimpan batere ini misalnya ruang berpendingin udara atau ruang dengan sirkulasi udara yang cukup baik.

4. Merawat notebook secara umum Notebook tersusun dari aneka komponen elektronik yang kinerjanya dipengaruhi oleh suhu. Suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) bisa mengganggu kinerja atau bahkan merusak notebook. Karena itu, jangan meninggalkan notebook Anda dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan dalam mobil bisa merusak komponen-komponen dalam notebook. Selain itu, untuk melindungi data yang ada di dalam harddisk, jangan letakkan aneka perangkat yang mengandung atau menghasilkan medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar notebook Anda, Perangkat-perangkat penghasil medan magnet ini misalnya speaker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya Anda ingin mengakses Internet menggunakan fasilitas infrared pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari notebook Anda. Hal lain yang tidak kalah pentinnya adalah pertimbangan untuk tidak mematikan notebook saat lampu indikator harddisk masih berkedip-kedip. Jika lampu masih berkedip-kedip semacam ini, artinya harddisk Anda sedang melakukan aktivitas. Hilangnya daya secara tiba-tiba (misalnya saat notebook dimatikan) bisa mengakibatkan kerusakan data atau gangguan apda kinerja harddisk. Pastikan bahwa lampu indikator harddisk telah mati dan harddisk Anda telah berhenti beraktivitas sebelum Anda mematikan notebook. Dan jika Anda hendak memindahkan atau memasukkan notebook ke dalam tas, pastikan bahwa notebook Anda sudah dimatikan. Jika dirawat dengan seksama, kinerja notebook bisa tetap tinggi setelah bertahun-tahun. Ingatlah bahwa jika notebook kita tetap berjalan sempuna setelah sekian lama, kita sendirilah yang akan merasakan manfaatnya.

(dari berbagai sumber di internet)





Wikinomics di Perguruan Tinggi

26 02 2008
Sebuah Ide dari Bapak Lukito Edi Nugroho || http://percikan-ide-ti.blogspot.com/

Bapak Lukito Edi Nugroho adalah dosen saya waktu kuliah di UGM, sekilas mengenai latar pendidikan dari beliau ;

1. S3 2001 COMPUTER SCIENCE Ph.D MONASH UNIVERSITY
2. S2 1995 COMPUTER SCIENCE M.Sc JAMES COOK UNIVERSITY
3. S1 - TEKNIK ELEKTRO Ir UNIVERSITAS GADJAH MADA

———————————————————

Dalam perjalanan ke Medan minggu lalu saya membeli buku Wikinomics karangan Don Tapscott dan Anthony Williams. Buku ini menjelaskan tentang munculnya tatanan ekonomi baru yang sangat diwarnai oleh partisipasi dan kolaborasi. Sangat menginspirasi, mirip dengan bukunya Thomas Friedman, The World is Flat.

Tapscott dan Williams menjelaskan bahwa saat ini adalah eranya partisipasi dan kolaborasi, bahkan dalam dunia bisnis. Tidak ada satupun perusahaan di dunia ini yang mampu memberikan excellence tanpa dukungan dari pihak-pihak lain. Terbentuk sebuah jaringan nilai (networks of values) yang sangat kompleks yang dicirikan dengan keterbukaan, peering, saling berbagi (sharing), dan tindakan-tindakan global (acting globally). Dalam jaringan-jaringan ini terjadi aliran-aliran informasi yang secara sinergis meningkatkan nilai dari apa yang hendak dibangun. Gerakan Open Source, Wikipedia, MySpace, dan Flickr adalah contoh-contoh dari model baru tentang kolaborasi global yang membentuk wajah dunia saat ini melalui produk-produk fenomenalnya. Tapscott dan Williams menyebut model baru ini sebagai Wikinomics.

Prinsip dasar Wikinomics adalah kualitas resource yang tersedia di luar lingkup organisasi kita selalu lebih baik daripada yang tersedia secara internal, sehingga wajarlah jika muncul pemikiran untuk memanfaatkan resource eksternal tersebut untuk mendukung proses-proses internal. Apalagi teknologi informasi (TI) memungkinkan kita untuk merealisasikan pemikiran tersebut. Ditambah lagi dengan semangat sharing dan kolaborasi yang sekarang tumbuh, kuncinya hanyalah pada bagaimana “menarik” resources eksternal tadi untuk mau masuk. Kasus Goldcorp Challenge pada tahun 2000 menjadi contoh yang menarik: bagaimana perusahaan pertambangan Goldcorp mau membuka data-data eksplorasi mereka kepada umum untuk menarik minat pihak-pihak lain untuk ikut menemukan ladang tambang baru. Data-data pertambangan yang biasanya sangat dijaga kerahasiaannya justru dibuka kepada publik untuk dimanfaatkan guna mendapatkan nilai yang jauh lebih besar. Hasilnya ? Hanya dalam hitungan minggu, banyak sekali proposal yang masuk. Hadiah total sejumlah US$ 575000 bagi pemenang kontes menjadi tidak ada artinya dengan hasil yang diperoleh. Hari ini, perusahaan yang semula nilainya hanya sekitar US$ 100 juta berubah menjadi perusahaan yang bernilai US$ 9 miliar.

Ide yang radikal tapi penuh perhitungan pada akhirnya membuahkan hasil yang manis.

Mungkinkah kira-kira Wikinomics diterapkan di dunia pendidikan, khususnya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi ? Menyediakan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas memang sejak lama menjadi masalah bagi banyak institusi pendidikan di Indonesia. Ketidakmampuan menyediakan kurikulum, materi pembelajaran, dan dosen yang bermutu membuat output perguruan tinggi kita masih belum bisa berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Pertanyaannya, dapatkan prinsip-prinsip Wikinomics dipakai untuk memecahkan persoalan ini ? Asumsi yang dipakai sama: resource eksternal lebih baik dan lebih tersedia daripada resource internal. Artinya, kurikulum, materi kuliah, dan bahkan dosen bisa saja berasal dari luar. Kurikulum dibuat dengan semangat kolaboratif (mirip dengan Wikipedia). Materi kuliah bisa saja dibuat oleh dosen dari perguruan tinggi lain, atau mengambil yang sudah jadi (seperti yang disediakan oleh MIT Open Courseware). Sebuah mata kuliah bisa saja diasuh oleh banyak dosen, menggunakan model plug-and-play: siapapun (yang memenuhi syarat tentunya) bisa mengajar 1-2 topik spesifik dimana dia memang ahlinya, dan penugasannya tidak tetap (tidak tiap semester harus mengajar sesi yang sama).

Kalau dipikir-pikir, mestinya bisa saja kita melakukan itu. Mengapa memaksakan untuk menyediakan semuanya oleh diri sendiri, sementara kita tahu di luar sana banyak resource yang bisa dimanfaatkan. Tentu saja realisasinya tidak sesederhana itu. Banyak hambatan yang harus dihadapi, seperti misalnya:

  1. Paradigma akreditasi Dikti yang sangat berorientasi pada self-sufficiency (yang dinilai adalah kapasitas sistem internal saja, sama sekali tidak memperhitungkan kapasitas network-building),
  2. Penjaminan mutu: bagaimana menjamin agar proses pembelajaran yang melibatkan banyak pihak yang tidak terikat (loosely-affiliated) bisa menghasilkan kompetensi yang ditetapkan ?
  3. Proses eksekusinya: implementasi model Wikinomics memerlukan sistem workflow(value) yang bisa dihasilkan.

    yang handal. Desain sistem mulai dari kurikulum, materi, proses perkuliahan, dan evaluasi harus mengalir secara runtut dan logis, karena proses inilah yang menentukan seberapa tinggi nilai

  4. … dan yang tidak kalah penting, bagaimana menarik resource eksternal untuk berpartisipasi dalam model ini. Saya membayangkan permasalahan terbesar ada di sini. Paradigma konvensional tentang konsep penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi akan menjadi penghalang utama, disamping cara berpikir sebagian besar masyarakat (akademik) kita yang masih terikat dengan keuntungan/manfaat langsung (direct benefits): manfaat apa yang bisa diperoleh jika saya berkontribusi dalam gerakan ini ?

Intinya, perlu kemampuan berpikir out-of-the-box, keberanian untuk mencoba hal-hal baru, dan konsisten dalam tindakan. Dunia di luar sana sudah memulainya, kapan giliran kita ? Tidak akan ada perubahan tanpa keberanian untuk mencoba )





Kuliah bersama Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc. Ph.D

25 02 2008

Pada hari Sabtu tgl 23 Februari 2008 mendapatkan kesempatan emas belajar bersama seorang ibu dosen yang sudah memiliki titel ‘professor’. Ilmu yang disampaikan ibu itu tentang ‘Metode Kuantitatif Bisnis’. Perkuliahan ini dilanjutkan lagi pada hari minggu tgl 24 Februari 2008. Ini merupakan kuliah perdana untuk mata kuliah  ‘Metode Kuantitatif Bisnis’.

Perkuliahan ini disampaikan oleh Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc. Ph.D. Sekilas mengenai latar pendidikan dari beliau ;

1. S3 24 Juli 1998 PHILOSOPHY IN RESOURCE ECONOMICS Ph.D UNIVERSITI PUTRA MALAYSIA
2. S2 15 Agustus 1992 EKONOMICS M.Sc UNIVERSITI PUTRA MALAYSIA
3. S1 19 September 1986 ILMU EKONOMI DAN PEMBANGUNAN SE UNIVERSITAS DIPONEGORO

Mudah-mudahan ilmu Ibu bisa saya manfaatkan kelak…





Matrikulasi berhasil diselesaikan dengan Baik…

25 02 2008

Selama satu bulan 19 Januari 2008 s/d 10 Februari 2008 perkuliahan matrikulasi program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang berhasil diselesaikan dengan baik.

Applaus dan rasa terima kasih kepada Bapak/Ibu Dosen yang memberikan perkuliahan matrikulasi :

No

Mata kuliah

Dosen

1

Statistik

Dr. Ir. H. Rahmat Syahni, MS

Drs. Lutfiah Almash, M.Si

Drs. Akhirmen, M.Si

2

Bahasa Inggris

Drs. Rusdi, MA., Ph.D

3

Matematika Ekonomi

Dr. Sri Ulfa Sentosa, MS

Drs. Hasanuddin, MS

4

Teori Ekonomi

Prof. Dr. Syamsul Amar, MS

Drs. Ali Anis, MS

Semoga ilmu dari Bapak/Ibu dapat saya manfaatkan kelak…





Utak-atik Multimedia bersama Dosen Institut Teknologi Padang

11 02 2008
Apakah yang dimaksud dengan multimedia? Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Dalam meningkatkan kemampuan dalam bidang multimedia terutama dalam hal pembuatan bahan ajar yang berbasis multimedia pada tanggal 11-15 Februari 2008 di Kopertis Wilayah X Padang untuk staf Dosen Institut Teknologi Padang. Pelatihan ini mempelajari lebih lanjut mengenai software Adobe Illustrator, Adobe Photoshop dan Macromedia Flash. Narasumber kegiatan ini Budhi Bakhtiar, SST., M.Mm (alumni multimedia SwinburneUniversity – Australia) dan saya (Rahmat Hidayat,ST)

Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.